Upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus digencarkan melalui program strategis
KSB Maju Kesehatan. Di wilayah Kecamatan Brang Ene, khususnya Desa Mujahiddin, peran
Puskesmas Brang Ene menjadi garda terdepan dalam memastikan penderita mendapatkan akses obat dan vitamin secara rutin guna mencapai kesembuhan total.
1. Pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Gratis
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menjamin ketersediaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara gratis bagi seluruh masyarakat yang terdeteksi positif.
- Prosedur: Warga Desa Mujahiddin dapat mengakses obat-obatan ini di Puskesmas Brang Ene setelah melalui diagnosa medis.
- Kedisiplinan: Pengobatan TBC berlangsung minimal 6 bulan tanpa terputus. Ketidakteraturan minum obat berisiko menyebabkan bakteri menjadi kebal (resistensi obat), yang jauh lebih sulit disembuhkan.
2. Pentingnya Pendampingan Vitamin B6
Dalam setiap paket pengobatan TBC, pasien biasanya diberikan Vitamin B6 (Piridoksin).
- Fungsi: Vitamin B6 sangat krusial untuk mencegah efek samping dari obat Isoniazid (salah satu komponen OAT), yaitu kerusakan saraf tepi atau neuropati perifer yang sering ditandai dengan gejala kesemutan.
3. Suplemen dan Nutrisi Tambahan untuk Imunitas
Selain obat-obatan medis, penderita TBC di Desa Mujahiddin disarankan untuk meningkatkan daya tahan tubuh melalui asupan mikronutrien:
- Vitamin A, C, dan D: Membantu mempercepat perbaikan jaringan paru dan memperkuat sistem imun dalam melawan bakteri Mycobacterium tuberculosis.
- Pangan Lokal: Kader kesehatan desa mendorong pemanfaatan makanan bergizi yang tersedia secara lokal untuk mendukung proses pemulihan.
4. Sosialisasi dan Peran Kader Desa
Hingga November 2025, Dinas Kesehatan KSB aktif melakukan sosialisasi di berbagai desa di Brang Ene, termasuk melibatkan Agen Gotong Royong dan kader kesehatan setempat. Tugas utama mereka adalah:
- Memberikan edukasi mengenai bahaya penularan melalui udara.
- Menjadi Pengawas Menelan Obat (PMO) untuk memastikan pasien di Desa Mujahiddin tidak lalai mengonsumsi dosis harian mereka.
Bagi warga Desa Mujahiddin yang mengalami gejala batuk lebih dari dua minggu, sesak napas, atau keringat malam tanpa sebab, segera hubungi petugas kesehatan di Puskesmas Brang Ene untuk pemeriksaan dini secara gratis.